JAKARTA– PT Nissan Motor Indonesia (NMI) kembali melaksanakan pelatihan teknologi otomotif. Kali ini pesertanya adalah guru-guru dari 12 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah kabupaten Magelang.
Pelatihan ini dilaksanakan di ikuti oleh seluruh peserta dengan mengambil tempat di SMK Ma’arif 1 Salam Magelang, pada hari Sabtu-Minggu, 18-19 Desember 2010.
NMI menjelaskan bahwa, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para guru SMK mengenai teknologi terkini di bidang otomotif, termasuk teknologi yang diadopsi pada kendaraan Nissan.
Materi yang diberikan cukup terbilang komplit, antara lain mengenai teknologi Electronic Concentrated-engine Control System (ECCS), Continuous Variable Transmission (CVT), dan Continous Variable-valve Timing Control (CVTC).
Selain teori, pelatihan ini juga melibatkan peran serta para guru melalui workshop dan praktek diagnosa pada kendaraan Nissan All New X-Trail dan Consult III (alat diagnosa kendaraan Nissan).
”Kami berharap dengan mengikuti pelatihan ini, para guru SMK memiliki pengetahuan yang lebih baik dan mendalam mengenai teknologi otomotif terkini, sehingga nantinya mereka dapat memberikan materi pelajaran yang lebih berbobot dan berkualitas kepada murid-muridnya. Kami ingin melihat lulusan SMK ini siap bekerja di industri otomotif yang saat ini terus berkembang,” kata Dinne Musu, PR Manager NMI.
Kegiatan pelatihan guru ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Nissan dalam usahanya turut memajukan dunia pendidikan di Indonesia.
“Sambutan hangat dan antusias dari para guru mendorong kami untuk terus menggelar kegiatan seperti ini. Di Nissan, kami percaya bahwa pendidikan yang baik akan memberikan peluang untuk mendapatkan masa depan dan kehidupan yang baik dan berkualitas,” tambah Dinne.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar